#related-posts { float : left; width : 250px; margin-left : 5px; font-size: 12px; line-height : 1.8em; margin-bottom:10px; } #related-posts a{ color:#4b4b4b; } #related-posts a:hover{ color:#ca1717; } #related-posts .widget { list-style-type : none; margin : 5px 0 5px 0;padding : 0; } #related-posts .widget h2, #related-posts h2 { font-size : 20px; font-weight : normal; margin : 5px 7px 0; padding : 0 0 5px; } #related-posts a { text-decoration : none; } #related-posts a:hover { text-decoration : none; } #related-posts ul { margin : 10px 5px 5px 20px; padding : 0; }

Sabtu, 30 Mei 2015

intisari pd

Dalam jadwal pelaksanaan pemeliharaan lokomotif dipo, pada rangka dasar bagian tengah lokomotif tertulis “ PEM – 2010 DALAM KOTAK 1/4” artinya: Pemeriksaan P1 lokomotif dilaksanakan pada tanggal 4 januari 2010 Pemeriksaan P2 lokomotif dilaksanakan pada tanggal 4 januari 2010 Pemeriksaan P1 lokomotif dilaksanakan pada tanggal 1 april 2010 Pemeriksaan P2 lokomotif dilaksanakan pada tanggal 1 april 2010 Kodifikasi gerbong berdasarkan kelompok dan jenis, yang termasuk jenis gerbong datar adalah dibawah ini, kecuali: PP PPC PKPK TT Kodifikasi gerbong berdasarkan kelompok dan jenis, yang termasuk jenis gerbong tertutup adalah dibawah ini, kecuali: PP GG TT KKB klinker Panjang gerbong tangki (GK) adalah: 11,40m 12,50m 14,70m 16,70m Kepala stasiun harus mencatat semua kereta yang ada distasiunnya termasuk berada diemplasemen dipo, dijalur pencucian kereta dan balai yasa, pecatatan tersebut didalam buku: Buku material Buku serah terima dinasan Buku tetegram Buku warta ka Untuk pelaporan gerbong dalam perjalanan isi (DPI) dan dalam perjalanan kosong (DPK) setiap jam 17:00 dalam LG, pengaturan stasiun yang berkewajiban melaporkan diatur dalam: GAPEKA PTDO MALKA WARTA DINAS DIREKSI Dalam pemuatan barang diatas gerbong datar, muatan boleh melebihi panjang GD dengan maksimum panjang lebihnya dalah: 150mm 200mm 250mm 300mm Kemampuan daya tarik setiap jenis lokomotif dalam menarik beban pada berbagai landai penentu dan kecepatan disebut dengan: Excle load diagram Haulling load diagram Excle counter Daya tarik kereta dan gerbong Pejabat yang berkewajiban dan bertanggung jawab menyusun dinasan lokomotif setelah menerima program kesiapan lokomotif adalah : JOR JPR JPOD JPTD Pejabat yang menjamin ketersediaan lokomotif sesuai dengan program dinasan lokomotif yang telah disediakan adalah : JOR JPR JPOD JPTD Dalam pengaturan dinasan lokomotif untuk tiap dipo lokomotif ditetapkan sebagai berikut : Jumlah minimal tiap jenis lokomotif yang harus ada di dipo Jumlah jenis lokomotif untuk semua KA yang harus dijalankan setiap hari dan lamanya waktu lokomotif dipergunakan untuk perjalanan KA dan langsir Jumlah lokomotif cadangan dan jumlah lokomotif untuk perawatan di dipo dan balai yasa Semua benar Pada saat angkutan luar biasa secara besar-besaran atau selama jangka waktu panjang, kebutuhan tambahan lokomotif diatur dan ditetapkan oleh : JPR setelah berkoordinasi dengan JPTD JPR setelah berkoordinasi dengan JPOD JOR setelah berkoordinasi dengan JPTD JOR setelah berkoordinasi dengan JPOD Pada saat lokomotif akan dipergunakan dinas kereta api, lokomotif harus disertai laporan kondisi teknis yaitu bentuk : O.200 T.200 O.18 T.18 Untuk dapat ditugasi sebagai asisten masinis KA atau masinis langsir, seorang pegawai sekurang-kurangnya harus memiliki : Sertifikat kecakapan awak KA dengan tenaga penggerak non listrik tingkat pertama yang masih berlaku Keterangan kecakapan sebagai asisten masinis Keterangan pemahaman lintas sesuai dengan lintas yang dijalani Semua jawaban benar Untuk dapat ditugasi sebagai masinis KA, seorang pegawai sekurang-kurangnya harus memiliki : Sertifikat kecakapan awak KA dengan tenaga penggerak non listrik tingkat muda yang masih berlaku. Keterangan kecakapan sebagai masinis untuk mengoperasikan lokomotif sesuai dengan jenis lokomotif yang didinasi. Keterangan pemahaman lintas sesuai dengan lintas yang dijalani. Semua jawaban benar. Pemimpin dalam perjalanan kereta api adalah : PPKA Kdrp Masinis PPKP Pada waktu dinas KA atau dinas langsir, masinis diharuskan mematuhi : Isyarat, sinyal, tanda, dan marka Perintah yang diberikan oleh Ppka selama berada di jalan bebas Perintah yang diberikan oleh PJL pada saat akan melakukan langsiran Semua jawaban benar Saat Langsir lokomotif di halaman dipo, bolehkah motoris langsir tanpa dipandu juru langsir? Tidak boleh Boleh atas seijin Ppka Boleh, dan harus memperhatikan sendiri bahwa jalur yang akan dilalui tidak terhalang dan wesel-wesel pada kedudukan benar. Jawaban b dan c benar Berapa lama seorang pemegang tanda kecakapan pemahaman lintas bagi masinis dianggap tidak paham lagi tentang lintas tersebut, harus mengulangi kegiatan untuk mendapatkan surat keterangan pemahaman lintas kembali ? 2 (dua) bulan berturut-turut masinis tidak menjalani lintas tersebut 3 (tiga) bulan berturut-turut masinis tidak menjalani lintas tersebut 6 (enam) bulan berturut-turut masinis tidak menjalani lintas tersebut 12 (dua belas) bulan berturut-turut masinis tidak menjalani lintas tersebut Pemegang setifikat Awak kereta api dengan tenaga penggerak non listrik tingkat pertama dapat ditugasi sebagai : Masinis kereta api barang dan masinis perkotaan . Asisten masinis kereta api atau masinis langsir. Masinis kereta api atau langsir atau asisten masinis kereta api. Masinis I, masinis II dan masinis III Berapa menit sebelum KA Berangkat, Lokomotif dinas KA diserahkan kepada masinis ? 20 menit 30 menit 45 menit 60 menit Berikut ini yang bukan merupakan Go No Go Item Lokomotif adalah : Kipas pembersih kaca dan lampu sorot Alat pemasir dan rem lokomotif Lampu kabin masinis dan suling lokomotif Radio masinis dan alat pemadam kebakaran Pada saat kereta api berangkat, sebelum meninggalkan emplasemen, Masinis harus segera melakukan pengereman yang disebut: Percobaan rem statis. Percobaan rem dinamis. Percobaan rem parkir. Percobaan rem darurat. Bagaimana tata cara serah terima awak kereta api yang akan menggantikan dinasan lanjutan di stasiun pergantian awak kereta api ? Harus secara langsung melakukan serah terima kepada Kupt Crew awak kereta api Harus secara langsung melakukan serah terima melalui Pengawas Urusan Lokomotif. Harus secara langsung melakukan serah terima melalui Kepala Dipo. Harus secara langsung melakukan serah terima dengan Awak Kereta Api yang akan digantikan Kewajiban TKA selaku pembantu masinis selama perjalanan adalah : Melakukan pemeriksaan pada lokomotif Melakukan perbaikan ringan peralatan atau fasilitas sarana KA Melakukan perbaikan No Go Item Lokomotif Semua jawaban benar Berikut ini adalah upaya untuk mengurangi kelambatan, kecuali Mempercepat naik turun penumpang Masinis menjalankan KA melebihi Vop Masinis menjalankan KA melebihi Vmax Mempercepat bongkar muat barang Pemindahan penyusulan di lintas cabang oleh Ppka pada : Lapka Lkdr O.100 Tidak tercatat karena masinis tidak diwajibkan pengawasan penyusulan Tindakan pengereman apa yang harus dikerjakan oleh masinis pada waktu menghadapi bahaya dengan memperhatikan keselamatan penumpang dan rangkaian kereta api ? Rem udara tekan. Rem parkir. Rem tangan. Rem darurat. Masinis diharuskan memperdengarkan semboyan 35, kecuali Menghadapi perlintasan sebidang Di sebelah jalur KA terlihat semboyan 8K KLB yang telah ditetapkan dan diumumkan perjalanannya Melihat ada orang berjalan di atas jalur yang akan dilewati Apa tindakan masinis Jika KA yang seharusnya menurut Gapeka berjalan langsung pada suatu stasiun dan menurut Tabel KA atau Lapka di stasiun tersebut harus bersilang, tetapi pada waktu akan memasuki stasiun tersebut masinis tidak mempunyai kepastian bahwa KA lawan silang sudah masuk? Tetap melanjutkan perjalanan karena sinyal keluar telah aman untuk KA nya Masinis harus memberhentikan KA nya Masinis menanyakan ke Ppkp Semua jawaban benar Batas berhenti KA yang masuk pada penghabisan jalur di suatu stasiun ditunjukkan oleh semboyan sebagai berikut : Semboyan 7, semboyan 3, semboyan 18, semboyan 8D Semboyan 7, semboyan 3, semboyan 18, semboyan 8G Semboyan 7, semboyan 7B, semboyan 3, semboyan 8 Semboyan 7, semboyan 18, semboyan 8F, semboyan 3 Tindakan awak KA selama berhenti di stasiun antara, adalah Memeriksa rangkaian paling akhir Memeriksa kondisi fungsi peralatan lokomotif untuk perjalanan selanjutnya. Memeriksa bogie kereta atau gerbong Semua jawaban benar Apabila masinis melihat KA yang harus bersilang dengan kereta apinya memasuki emplasemen, apakah yang harus diperhatikan oleh masinis ? KA yang sedang masuk tidak memasang “tanda jalur KA tidak aman” (semboyan 31). KA yang sedang masuk (pada malam hari) tidak terdengar semboyan 39 KA yang sedang masuk dengan “tanda akhiran KA” (semboyan 21) lengkap Jawaban a, b, c benar Jika KA berhenti di stasiun dan melewati batas yang ditentukan sehingga harus mundur kembali, masinis hanya boleh menggerakkan KA nya setelah : Menerima perintah lisan dan diikuti isyarat langsir mundur dari Ppka Memastikan gerakan mundur tidak membahayakan Masinis mengulangi isyarat langsir mundur dari Ppka dengan suling lokomotif Semua jawaban benar Bolehkah lokomotif melakukan langsiran tanpa didampingi dan menunggu isyarat dari juru langsir? Tidak boleh melakukan langsiran tanpa juru langsir Boleh, pada saat akan gandeng rangkaian Boleh, pada saat isi bahan bakar atau air tanpa melampaui tanda batas ruang bebas Jawaban b dan c benar Apabila lokomotif disiapkan dalam keadaan istirahat (idle), masinis harus memastikan bahwa Handel rem lokomotif pada posisi mengikat, handel pembalik arah pada posisi netral dan dilepas, handel tenaga pada posisi idle. Handel rem lokomotif pada posisi tidak terikat, handel pembalik arah pada posisi netral dan dilepas, handel tenaga pada posisi idle. Handel rem lokomotif pada posisi tidak terikat, handel pembalik arah pada posisi netral, handel tenaga pada posisi idle. Handel rem lokomotif pada posisi mengikat, handel pembalik arah pada posisi netral, handel tenaga pada posisi idle. Masinis harus memadamkan lampu utama lokomotif pada saat : Siang hari Di jalur ganda ketika berpapasan dengan KA lain dan saat berhenti di stasiun apabila ada KA lain yang searah atau dari arah lawan yang berjalan langsung di stasiun tersebut. Jawaban a dan b benar Jwaban a dan b salah Apabila perjalanan dinas lokomotif berakhir, masinis dinas kereta api melakukan : Serah terima lokomotif berikut laporan teknik lokomotif dan juga menyampaikan secara lisan tentang segala kejadian teknik lokomotif serta kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada PUL dan Menyerahkan Lapka dan tabel KA serta menyampaikan secara lisan kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada JPAK. Serah terima lokomotif berikut laporan teknik lokomotif dan juga menyampaikan secara lisan tentang segala kejadian teknik lokomotif serta kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada JPAK dan Menyerahkan Lapka dan tabel KA serta menyampaikan secara lisan kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada PUL. Serah terima lokomotif berikut laporan teknik lokomotif dan juga menyampaikan secara lisan tentang segala kejadian teknik lokomotif serta kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada JPAK Menyerahkan Lapka dan tabel KA serta menyampaikan secara lisan kejadian luar biasa selama dalam menjalankan dinas kepada PUL dan mematikan mesin lokomotif Penugasan Dinasan awak kereta api cadangan dengan mencantumkan dinasan cadangan pada lembar dinasan harian awak kereta api diatur oleh : Kepala Dipo Lokomotif. Kepala dipo Kereta. Kepala Resort jembatan. Kepala Unit Pelaksana Teknik Crew Awak KA. Pada waktu langsir, bolehkah masinis menyerahkan lokomotif kepada asisten masinis ? Tidak boleh Boleh, karena asisten masinis telah memiliki kecakapan Boleh, karena didampingi oleh masinis Boleh, karena didampingi oleh JPOD Pada waktu langsir, bolehkah masinis melakukan langsiran tanpa asisten masinis ? Tidak boleh Boleh, ketika langsir menggunakan lokomotif kecil/sedang Boleh, ketika pandangan masinis tidak terhalang oleh ruang mesin Jawaban b dan c benar Pada waktu langsir dan masih terlihat dari lokomotif, masinis harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, kecuali Memperhatikan wesel-wesel telah berkedudukan benar Lidah wesel telah menutup rapat Wesel mengarah sesuai dengan arah langsiran Perintah dari juru rumah sinyal Perintah “Maju” pada gerakan langsiran berarti : Jurusan sesuai ujung pendek lokomotif Jurusan sesuai ujung panjang lokomotif Jurusan kemana masinis menghadap ke meja pelayanan lokomotif Jurusan kemana masinis membelakangi meja pelayanan lokomotif Pada waktu malam hari atau kondisi cuaca berkabut atau halimun, hujan lebat, dan sebagainya sehingga cuaca menjadi gelap, maka lokomotif langsir harus menyalakan : Semboyan 45 Semboyan 21 Semboyan 51 Semboyan 50 Pada kondisi bagaimana langsiran dilarang melewati tanda batas langsir ? Pada waktu hubungan blok terganggu Pada waktu pesawat T terganggu Pada waktu jalur KA terhalang Semua jawaban benar Lokomotif Kereta api yang telah mengakiri perjalanan, diserahkan kepada siapa ? Kepada Kepala stasiun Kepada JPKA (Upt Crew) Kepada PUL (Pengawas Urusan Lokomotif) Kepada Ppka KA yang menggunakan lokomotif tunggal, ganda atau lebih ditetapkan dalam : O.20 yang ditetapkan oleh JPOD O.18 yang ditetapkan oleh JPOD O.20 yang ditetapkan oleh JOR O.18 yang ditetapkan oleh JOR Berapa puncak kecepatan lokomotif ganda yang salah satu lokomotif ditempatkan di bagian belakang rangkaian ? 30 km/jam 45 km/jam 50 km/jam 60 km/jam Pada waktu KA berjalan dengan lokomotif lebih dari satu, catatan tentang perjalanan KA ditulis pada? Lapka lokomotif depan dan lapka lokomotif belakang Hanya ditulis pada lapka lokomotif depan Apabila masinis lokomotif lainnya minta keterangan tentang catatan tersebut, dapat disampaikan secara lisan Jawaban b dan c benar Percobaan rem statis harus dilakukan setiap : Lokomotif digandeng dengan rangkaian Perubahan susunan rangkaian Penggantian lokomotif Penggantian awak KA Pada saat melakukan percobaan pengereman statis, tekanan pada manometer harus menunjukkan angka berapa sehingga rangkaian dapat dinyatakan pengeremannya baik? 4,8 kg/cm2 – 5,2 kg/cm2 4,8 kg/cm2 – 5,5 kg/cm2 4,5 kg/cm2 – 5,0 kg/cm2 5,0 kg/cm2 – 5,5 kg/cm2 Apa yang dimaksud dengan percobaan rem dinamis? Percobaan rem yang dilakukan di stasiun sebelum KA Berangkat Percobaan rem yang dilakukan pada saat KA akan memasuki stasiun Percobaan rem yang dilakukan pada saat KA berangkat Percobaan rem yang disaksikan oleh PUK Bolehkah KA melewati tanda batas berhenti jalur kiri pada jalur ganda? Tidak boleh Boleh setelah mendapat keyakinan dari Ppkp bahwa aman untuk dilalui Boleh setelah menerima bentuk 92 dan semboyan 4A Boleh setelah diberitahu secara lisan oleh Ppka dan Ppkp Pada saat berjalan jalur kiri, semboyan apa yang harus diperdengarkan oleh masinis sebagai pemberitahuan kepada penjaga perlintasan sebidang dan petugas perawatan prasarana? Semboyan 35 Semboyan 38 Semboyan 39 Semboyan 39A Tinggi alat perangkai (boper) dari kepala rel adalah : 750 mm 760 mm 770 mm 780 mm Toleransi tinggi alat perangkai (boper) dari kepala rel adalah : Ke atas : 25 mm dan ke bawah 80 mm Ke atas : 35 mm dan ke bawah 75 mm Ke atas : 15 mm dan ke bawah 60 mm Ke atas : 25 mm dan ke bawah 75 mm Kecepatan maksimum kereta api (Vmaks) ditentukan berdasarkan sbb: Kecepatan maksimum ka berdasarkan kecepatan prasarana atau jalan rel Kecepatan maksimum ka berdasarkan kecepatan sarana kereta Kecepatan terendah antara kecepatan prasarana, sarana dan sifat barang yang diangkut Kecepatan terendah antara kecepatan prasarana, sarana dan kecepatan operasi ka Dalam keadaan tertentu, pengoperasian kereta api dijalur ganda dapat menggunakan jalur kiri, antara lain: adanya gangguan operasi, mengakibatkan salah satu jalur tidak dapat dilalui atau terhalang adanya kereta api perawatan jalan rel, selama telah ditetapkan dalam maklumat perjalanan kereta api atau warta maklumat ketika ada pekerjaan perbaikan jalur perjalanan kembali lokomotif pendorong dan perjalanan konvoi semua benar Setiap kereta api ditetapkan dalam peraturan perjalanan, berisi tentang : Nomor (angka atau angka dan huruf) dan jenis kereta api Jam berangkat, jam datang, atau jam langsung di stasiun Persilangan dan penyusulan Semua benar Penetapan kereta api biasa terdapat pada: GAPEKA Malka Wam PPK Penetapan kereta api fakultatif terdapat pada: GAPEKA Malka Wam PPK Penetapan Plb terdapat pada : a. GAPEKA b. Malka c. Wam d. PPK Penetapan Klb terdapat pada : a. GAPEKA b. Malka c. Wam d. PPK Penetapan kereta api luar biasa harus dilakukan dengan : a. GAPEKA dan Malka b. Malka dan Wam c. Wam dan PPK d. PPK dan GAPEKA Dalam keadaan mendesak yang tidak dapat ditangguhkan, kepala stasiun yang dalam GAPEKA ditetapkan sebagai KS WAM, untuk paling lama 1 hari, dan dilaporkan kepada PPKP, untuk dibawah ini, kecuali: Kereta api penolong sepanjang lintas WAM nya Konvoi luar biasa dan lokomotif pendorong sepanjang petak jalan yang berbatasan dengan stasiunnya Kereta api luar biasa selain kereta api penolong sampai stasiun pertama berikutnya Konvoi luar biasa dan lokomotif pendorong sepanjang lintas WAM nya Pengisian kolom JALAN pada PPK sesuai lintasnya, dengan cara sbb: Kolom jalan berisi pengumuman jalan kereta api biasa dan fakultatif Kolom jalan berisi pengumuman jalan kereta api fakultatif dan Klb Kolom jalan berisi pengumuman jalan kereta api fakultatif dan Plb Kolom jalan berisi pengumuman jalan kereta api luarbiasa saja Pengisian kolom BATAL pada PPK sesuai lintasnya, dengan cara sbb: Kolom batal berisi pengumuman batal ka fakultatif yang sudah diumumkan Gapeka Kolom batal berisi pengumuman batal ka PLb yang sudah diumumkan Malka Kolom batal berisi pengumuman batal ka biasa yang diumumkan GAPEKA Kolom batal berisi pengumuman batal ka Klb yang diumumkan oleh Wam Pengumuman perjalanan kereta api dengan syarat lain, perjalanan kereta api pada suatu petak jalan dianggap telah diumumkan apabila : Ppka dikedua stasiun dan penjaga blokpos pada petak jalan telah diberitahu tentang perjalanan kereta api tersebut dengan telepon antar stasiun dan dengan permintaan blok atau warta tanya jawab kondisi “aman” Penjaga perlintasan dan petugas perawatan prasarana telah diberitahukan tentang perjalanan kereta api tersebut dengan telepon, atau radio komunikasi, untuk penjaga perlintasan dipergunakan juga semboyan genta Pengantar lori yang berada dipetak jalan tekah mengetahui perjalanan kereta api tersebut Semua jawaban benar Apa yang dimaksud dengan kereta api dianggap sudah ada dalam pencatatan persilangan: Di stasiun awal, 20menit sebelum jam keberangkatan Distasiun akhir, 20menit setalah jam kedatangan Distasiun antara sesuai dengan jam datang atau langsung dan jam berangkat Distasiun peralihan jalur ganda ke tunggal Pencatatan persilangan kereta api distasiun antara adalah: Di stasiun awal, 20menit sebelum jam keberangkatan Distasiun akhir, 20menit setalah jam kedatangan Distasiun antara sesuai dengan jam datang atau langsung dan jam berangkat Distasiun peralihan jalur ganda ke tunggal Apa yang dimaksud dengan kereta api dianggap masih ada dalam pencatatan persilangan: Di stasiun awal, 20menit sebelum jam keberangkatan Distasiun akhir, 20menit setalah jam kedatangan Distasiun antara sesuai dengan jam datang atau langsung dan jam berangkat Distasiun peralihan jalur ganda ke tunggal Petak blok dibatasi oleh dua sinyal berurutan sesuai dengan arah perjalanan yang terdiri atas dibawah ini, kecuali : Sinyal masuk dan sinyal keluar pada satu stasiun Sinyal blok dan sinyal keluar berikutnya Sinyal keluar dan sinyal masuk di stasiun berikutnya Sinyal blok dan sinyal blok berikutnya Lokomotif mendorong rangkaian kereta api hanya diperbolehkan untuk, dibawah ini kecuali: Kereta api dalam keadaaan darurat Kereta api yang berjalan menanjak dilintas bergigi Kereta api berjalan pada lereng penentu 5permil Kereta api perawatan jalan rel Kereta api dengan lokomotif mendorong harus memenuhi ketentuan sebagai berikut, kecuali: Kecepatan kereta api dengan lok mendorong tidak melebihi 30km/jam Langsiran diemplasemen penumpang dengan kecepatan 15km/jam Pada kereta/gerbong yang paling depan harus ditempatkan seorang petugas yang ditunjuk masinis untuk membawa semboyan bahaya Lokomotif pendorong harus digandengkan dengan rangkaian kereta api yang didorong PPKA/PAP distasiun awal keberangkatan ka, harus memastikan dibawah ini, kecuali: Rangkaian telah disusun sesuai dengan stamformasi Dokumen perjalanan kereta api telah siap dan lengkap Naik turun penumpang atau muat bongkar barang telah selelsai dilakukan Wesel wesel telah dilayani dan semboyan genta sudah dibunyikan Pringsip dasar oeprasi adalah Satu petak jalan yang dibagi beberapa petak blok hanya boleh ada satu ka Dalam satu petak blok hanya boleh ada satu ka Dalam satu jalan bebas hanya boleh satu ka Dalam satu lintas hanya boleh satu ka Pada peralatan persinyalan mekanik, wesel dalam keadaan terjamin kedudukannya apabila dibawah ini, kecuali: Wesel terlayan pusat dalam kedudukannya sudah tersekat Handel wesel terlayan pusat dalam salah satu kedudukannya terkancing oleh suatu alat dalam peralatan persinyalan Handel masinis sudah dikembalikan pada kedudukan normal sesuai dengan PDPS Untuk wesel terlayan setempat yang dikunci dengan kunci jamin, anak kuncinya tergantung pada papan kunci ditempat ppka atau tergemgam pada peralatan persinyalan Yang dimaksud sebagai sinyal yang berurutan adalah: Sinyal utama dengan sinyal muka dan dua sinyal utama distasiun yang berlaku bagi satu kereta api Sinyal blok dengan sinyal blok berikutnya dan dua sinyal utama distasiun yang berlaku bagi satu kereta api Sinyal blok dengan sinyal blok dan sinyal utama dengan sinyal muka Sinyal masuk dan sinyal keluat stasiun dan sinyal kelura dengan sinyal masuk stasiun setelahnya Memasukkan kereta api distasiun, dimana jalur masuk disebut jalur lurus untuk kereta api berhenti apabila: Kereta api tersebut berjalan melalui wesel dalam keadaan belok yang tidak mengharuskan pembatasan kecepatan sepanjang jalur emplasemen Kereta api tersebut berjalan melalui wesel dalam keadan lurus yang mengharuskan pembatasan kecepatan sepanjang jalur emplasemen Kereta api yang masuk melalui wesel dalam kedudukan belok yang mengharuskan pembatasan kecepatan Kereta api tersebut berjalan melalui wesel dalam keadaan lurus yang tidak mengharuskan pembatasan kecepatan sepanjang jalur emplasemen Memasukkan kereta api di stasiun tertentu, sesuai peruntukan jalur, diatur dalam: Daftar KA Daftar jalur ka Daftar waktu ka Persilangan dan penyusulan Dalam pengaturan daftar jalur kereta api luar biasa yang belum ditentukan oleh pejabat yang menetapkan dan mengumumkan perjalanan kereta api, dengan ketentuan diatur oleh: PPKA sendiri secara tertulis dalam buku serah terima PPKA PPKA sendiri secara tertulis dalam buku warta KA Kepala Stasiun sendiri secara tertulis dalam buku serah terima PPKA Kepala Stasiun sendiri secara tertulis dalam buku warta KA Untuk pelayanan jalur kereta api berjalan langsung harus melalui jalur lurus, apabila jalur lurus nya terhalang atau rusak, maka : Masuk jalur belok dengan berjalan langsung dengan kecepatan dibatasi 30km/jam Masuk jalur belok dengan cara berhenti luar biasa Masuk jalur belok dengan berjalan kecepatan normal setelah diinformasikan oleh PPKP Masuk jalur belok dengan berjalan langsung setelah diinformasikan PPKP dan kecepatn dibatasi 30km/jam Gerakan langsiran harus selalu diantar oleh juru langsir, kecuali: Didorong melalui perlintasan Kereta api berisi penumpang Langsiran pada posisi 1 permil kecepatan langsir diluar peron adalah: 5km/jam 10km/jam 20km/jam 30km/jam Kapan langsiran harus sudah diberhentikan, pada saat kereta api akan masuk stasiun tersebut: Mulai tanya jawab aman Mulai terima warta berangkat dari stasiun sebelah Sebelum sinyal masuk diubah menjadi semboyan 5 atau semboyan 6 Memberikan Warta masuk Langsir tenaga orang tidak boleh dilakukan pada: Lebih dari 8 gandar melalui perlintasan Kereta api berisi penumpang Langsiran pada posisi 2,5 permil

Sabtu, 29 Oktober 2011

bocah

fauzi, nini ati, & syifa

syifa di ais ku nini

he2



syifa nju panas ( demam )